EMTK Cetak Rekor Saham Tertinggi Usai Aksi Borong SCMA dan Lepas Saham Grab
Pena Insight
Jakarta, 6 Agustus 2025 – Harga saham PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mencatatkan momentum impresif di pasar modal hari ini, Rabu (6/8/2025). Setelah aksi agresif membeli saham PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dan melepas sebagian saham Grab, harga saham EMTK naik melampaui konsensus analis meski dibuka turun 1,88% dibanding Selasa kemarin. Saat ini, EMTK diperdagangkan di level Rp780 per lembar saham.
Kenaikan ini mengukuhkan tren positif sepanjang tahun — harga saham EMTK telah melonjak sebesar 47,62% year-to-date (YtD), mencerminkan kepercayaan pasar terhadap manuver strategis perusahaan.
Salah satu pendorong utama sentimen positif ini adalah pembelian back-to-back sebanyak 325 juta saham SCMA senilai sekitar Rp68,42 miliar, yang meningkatkan kepemilikan EMTK di SCMA menjadi sebesar 66,11%.
Transaksi tersebut dilakukan dalam tiga tahap: pembelian pertama pada harga Rp193 per saham (28 Juli), berikutnya Rp199 (1 Agustus), dan terakhir Rp227 per saham (4 Agustus), sebagai bagian dari strategi penguatan kendali atas media nasional.
Selain memperkuat pengaruh dalam industri media, manuver ini kemungkinan ditujukan untuk konsolidasi internal dan memperkuat sinergi operasional antara EMTK dan SCMA.
Di sisi lain, EMTK turut merealisasikan penjualan sebagian saham Grab, meski besaran transaksi tidak dipublikasikan. Langkah ini diduga untuk merealokasi dana ke sektor potensial lain dalam portofolio konglomerasi.
Hasil kombinasi aksi beli SCMA dan pelepasan saham Grab menciptakan sentimen positif di pasar. Investor menilai EMTK semakin solid dalam mengendalikan aset media inti sekaligus tetap fleksibel secara finansial.
Pencapaian ini berdampak langsung pada performa EMTK pada kuartal I dan II 2025, yang sebelumnya mencatat lonjakan laba bersih hingga 2.710%, menjadi Rp4,22 triliun, serta revenue tumbuh hampir 65%.
Dengan strategi portofolio yang semakin terarah, EMTK tidak hanya mencetak kenaikan harga saham signifikan, tetapi juga memperkuat fondasi bisnisnya sebagai konglomerat media digital, kesehatan, dan solusi teknologi.
Baca Juga
Komentar