Demokrasi Ala Kurator, Serius tapi Heboh di Pemilihan Ketua Umum AKPI 2025
Pena Insight
Jakarta, 30 Agustus 2025 – Suasana Grand Ballroom Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, pada Selasa (26/8/2025) terasa berbeda. Ratusan kurator yang biasanya sibuk dengan analisis serius, kali ini hadir dalam balutan semangat demokrasi. Bukan seminar atau diskusi, melainkan pemilihan Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) periode 2025–2028.

Sejak pagi, para kurator berdatangan dengan penuh antusiasme. Ada yang membawa poster dukungan, ada pula yang berseloroh ringan untuk mencairkan suasana. Tahap perkenalan kandidat berlangsung seru, diwarnai pantun, humor, hingga gaya orasi yang membuat tepuk tangan riuh memenuhi ruangan.
Puncaknya terjadi saat proses voting malam hari. Layaknya miniatur pemilu, satu per satu anggota AKPI memasuki bilik suara transparan, menjaga penuh asas kejujuran dan keterbukaan. Setiap lembar suara yang dibacakan memicu sorak sorai, semangat, dan harapan besar. Hingga lewat tengah malam, suasana tetap bergelora.

Ketika hasil diumumkan, yang terpilih disambut tepuk tangan panjang, sementara kandidat lain tetap menunjukkan sportivitas. Tidak ada yang benar-benar kalah, karena yang menang adalah semangat kebersamaan, kebebasan berekspresi, dan persaudaraan antar-anggota AKPI.

“Beginilah demokrasi ala AKPI serius tapi tetap heboh, penuh canda tapi tetap bermakna,” ujar salah satu anggota sambil tersenyum.
Baca Juga
Komentar