Camat Bekasi Barat Pastikan THM Tutup Selama Ramadan, 15 Kafe Sudah Disegel
Pemerintah Kecamatan Bekasi Barat menegaskan komitmennya dalam menjaga ketertiban serta menghormati kesucian bulan suci Ramadan dengan memastikan sebanyak 15 kafe di kawasan Pasar Bintara resmi ditutup. Penutupan tersebut merupakan tindak lanjut atas maklumat Wali Kota Bekasi terkait penghentian operasional tempat hiburan malam selama Ramadan.
Camat Bekasi Barat, Sudarsono, menegaskan bahwa maklumat yang telah diterbitkan bukan sekadar imbauan administratif, melainkan ketentuan yang wajib dipatuhi oleh seluruh pihak tanpa pengecualian.
“Maklumat bukan sekadar dibaca, tetapi harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh sesuai poin-poin yang telah ditetapkan. Tidak boleh ada yang mengabaikan,” tegasnya.
Ia menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum sakral yang harus dihormati bersama. Oleh karena itu, segala aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat tidak akan ditoleransi.
Camat Sudarsono juga menginstruksikan para Ketua RW, RT, serta pengelola pasar untuk bersikap tegas apabila masih ditemukan pelanggaran di wilayah masing-masing. Peran perangkat wilayah dinilai menjadi kunci dalam memastikan aturan berjalan efektif di lapangan.
“Jangan ragu untuk menegur dan bertindak. Ini adalah tanggung jawab bersama dalam menjaga ketertiban lingkungan,” ujarnya.
Selain itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi diminta terus melakukan monitoring dan pengawasan secara intensif di seluruh wilayah Bekasi Barat. Apabila ditemukan tempat hiburan malam yang masih beroperasi selama Ramadan, maka tindakan tegas sesuai peraturan daerah akan diberlakukan.
Penegakan aturan ini dilakukan bukan semata sebagai pembatasan aktivitas, melainkan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus menjaga kondusivitas wilayah.
Camat Bekasi Barat juga mengajak masyarakat untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan positif, seperti tadarus Al-Qur’an, meningkatkan ibadah, berbagi kepada sesama, serta mempererat silaturahmi.
“Kita jaga bersama kesucian bulan Ramadan ini dengan kegiatan yang baik dan bermanfaat serta menghindari aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat,” pungkasnya.
Melalui langkah tegas ini, Pemerintah Kecamatan Bekasi Barat menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan suasana Ramadan yang aman, tertib, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh warga.
Baca Juga
Komentar