BHABINKAMTIBMAS PENGASINAN BERIKAN IMBAUAN KAMTIBMAS KEPADA PELAJAR, ANTISIPASI TAWURAN DI KAWASAN MAKAM
Pena Insight
Bekasi, 28 Juli 2025 — Upaya menjaga kondusivitas wilayah kembali ditunjukkan oleh jajaran Polres Metro Bekasi Kota. Bhabinkamtibmas Kelurahan Pengasinan, Aiptu Erik, mengambil langkah preventif dengan memberikan imbauan langsung kepada sekelompok pelajar yang tengah berziarah di TPU Kober Pengasinan, Rawalumbu, Kota Bekasi. Langkah cepat ini dilakukan guna mengantisipasi potensi tawuran antar pelajar lintas wilayah.
Informasi awal menyebutkan adanya indikasi bentrokan antara pelajar SMK dari wilayah Cikarang Barat dan pelajar BKM 1 Pengasinan. Sekelompok pelajar luar daerah, berjumlah sekitar 100 orang, terpantau mendatangi kawasan makam yang menjadi titik kumpul rombongan pelajar lokal. Situasi ini memicu kekhawatiran akan terjadinya bentrok fisik jika tidak segera ditangani.

Lokasi kejadian berada di sekitar Jalan Jatimulya, RT 03 RW 03, Kelurahan Pengasinan. Aiptu Erik yang menerima informasi cepat dari warga dan unsur sekolah segera bergerak ke lokasi dan melakukan pendekatan persuasif kepada para pelajar. Dalam imbauannya, ia mengingatkan pentingnya menjaga nama baik sekolah serta menjauhi segala bentuk tindakan yang mengarah pada tawuran.
Dengan dukungan dari pihak sekolah dan pengamanan wilayah, rombongan pelajar dari Cikarang Barat akhirnya dikawal keluar dari lokasi menuju arah Bekasi Timur. Pengawalan dilakukan hingga ke lampu merah Bekasi Timur untuk memastikan rombongan benar-benar kembali ke wilayah masing-masing dan tidak kembali ke lokasi ziarah.
Aksi cepat ini terbukti efektif mencegah potensi konflik yang dapat meresahkan warga sekitar. Situasi di TPU Kober tetap aman dan kondusif hingga kegiatan ziarah selesai. Pendekatan humanis dan dialog yang dilakukan oleh Aiptu Erik menjadi kunci utama dalam mencegah gesekan antarpelajar yang kerap terjadi di tempat-tempat umum, terutama saat kegiatan kolektif seperti ziarah.
Kapolsek Rawalumbu, AKP Ririn Sri Damayanti, S.H., M.H., memberikan apresiasi atas respons cepat yang dilakukan jajarannya. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli serta pengawasan di titik-titik rawan tawuran, terutama saat jam-jam rawan dan dalam kegiatan pelajar berskala besar.
"Kami mengimbau kepada para guru, pihak sekolah, serta orang tua murid untuk lebih aktif mengawasi aktivitas pelajar di luar jam sekolah, dan tidak ragu menjalin komunikasi dengan kepolisian jika menemukan potensi konflik," ujarnya.
Langkah preventif seperti ini diharapkan bisa terus diperluas sebagai bagian dari strategi pengamanan berbasis masyarakat (community policing), di mana kolaborasi antara aparat, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga ketertiban umum.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap aktivitas pelajar perlu diperketat, khususnya di momen-momen tertentu seperti ziarah atau kegiatan kolektif lainnya yang dapat berpotensi disusupi oleh agenda negatif. Dengan keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dan partisipasi warga, stabilitas wilayah Rawalumbu tetap terjaga.
Baca Juga
Komentar