Bhabinkamtibmas Kelurahan Padurenan monitoring pembagian penerima bantuan pangan (PBP) di Kelurahan Padurenan, Kecamatan Mustikajaya
Pena Insight
Kota Bekasi, 26 Juli 2025 — Komitmen dalam menjaga ketertiban dan ketepatan penyaluran bantuan terus ditunjukkan oleh jajaran kepolisian. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Padurenan, Aipda Mugiyono, melakukan monitoring langsung kegiatan Pembagian Penerima Bantuan Pangan (PBP) di wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi.
Pembagian bantuan ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional tahun 2025, di mana setiap keluarga penerima memperoleh 20 kilogram beras, alokasi dari dua bulan yakni Juni dan Juli. Proses distribusi dilakukan di Kantor Kelurahan Padurenan, Jalan Bantargebang-Setu RT 02/07, dan melibatkan ribuan warga.

Tercatat sebanyak 1.511 Kepala Keluarga (KK) menerima bantuan pangan tersebut. Kehadiran Bhabinkamtibmas bukan hanya sebatas pengawasan keamanan, tetapi juga bagian dari strategi pencegahan kericuhan dan pengawalan agar bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak.
Dalam keterangannya, Aipda Mugiyono menyatakan bahwa tugas Bhabinkamtibmas di lapangan adalah memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban umum selama kegiatan berlangsung. “Kami hadir untuk memastikan bahwa proses distribusi berjalan lancar, tanpa hambatan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Tak hanya pengamanan, sinergi antara petugas kelurahan, petugas distribusi logistik, serta masyarakat menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Dengan pembagian terstruktur dan sistem antrean yang tertib, potensi gangguan kamtibmas dapat dihindari sepenuhnya.
Langkah ini menunjukkan bagaimana peran kepolisian di tingkat kelurahan tidak terbatas pada penegakan hukum, namun juga aktif mendukung pelayanan sosial dan program kesejahteraan masyarakat yang dicanangkan pemerintah pusat.
Program bantuan pangan seperti ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat lapisan bawah, khususnya di tengah ketidakpastian ekonomi dan tingginya harga bahan pokok. Pengawasan langsung aparat menjadi jaminan transparansi dan akuntabilitas distribusi.
Diharapkan praktik baik seperti ini bisa menjadi model dalam pelaksanaan bantuan pangan di wilayah lain, dengan melibatkan kolaborasi antara pemerintahan, aparat keamanan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keteraturan proses.
Pemerintah Kota Bekasi dan Polres Metro Bekasi Kota pun memberikan apresiasi atas kedisiplinan warga Padurenan dalam mengikuti proses pembagian. Kegiatan ditutup dengan laporan tertulis kepada instansi terkait sebagai bagian dari dokumentasi dan evaluasi berkala.
Baca Juga
Komentar