Bekasi Bergerak! 5 Hektare Lahan Sekolah Rakyat Disiapkan di Bantar Gebang
Kota Bekasi - Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mendukung program Sekolah Rakyat bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Hal itu disampaikan Tri saat menjawab pertanyaan terkait progres pengajuan Sekolah Rakyat di Kota Bekasi, Rabu (18/2/2026).
Menurut Tri, Pemkot Bekasi telah mengajukan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di wilayah Bantar Gebang. Saat ini, prosesnya tengah berjalan di pemerintah pusat.
“Yang pertama, kita hanya menyiapkan lahan. Itu sudah kita sampaikan ke Kementerian Sosial, dan sekarang sedang berproses di Kementerian Pekerjaan Umum,” ujar Tri.
Ia menjelaskan, kebutuhan lahan untuk Sekolah Rakyat di Kota Bekasi mencapai sekitar 5 hektare. Namun hingga kini, lahan yang telah disiapkan dan hampir rampung mencapai 2,6 hektare. Tahun ini, Pemkot Bekasi juga akan menambah sekitar 4.000 meter persegi untuk mendukung kebutuhan tersebut.
Tri menyebut, pihaknya telah berkomitmen dengan pemilik lahan agar area tersebut bisa digunakan lebih dahulu sembari proses administrasi dan penganggaran berjalan.
“Artinya kita dengan pemilik lahan sudah berkomitmen. Kalau itu mau digunakan, bisa dipakai duluan. Sambil berjalan, pemerintah daerah akan terus mengalokasikan anggaran, baik melalui anggaran murni maupun perubahan,” jelasnya.
Terkait data calon siswa, Tri menegaskan bahwa pemerintah daerah hanya mengusulkan nama-nama anak yang memenuhi persyaratan untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat. Adapun penentuan kebijakan akhir, termasuk kuota dan cakupan wilayah penerimaan siswa, menjadi kewenangan pemerintah pusat.
“Kalau soal kebijakan itu ada di pusat. Kita hanya menyodorkan nama anak-anak yang memiliki persyaratan untuk disekolahkan di Sekolah Rakyat,” katanya.
Ia juga mengakui bahwa persoalan data dan kebutuhan pembangunan sempat disinggung dalam pembahasan bersama DPR RI, termasuk Komisi V yang mewakili Jawa Barat. Namun, Pemkot Bekasi memastikan kesiapan lahan sebagai bentuk keseriusan mendukung program tersebut.
Tri menambahkan, Pemerintah Kota Bekasi sangat mendukung penuh program Sekolah Rakyat karena dinilai mampu menjadi solusi bagi anak-anak kurang mampu yang belum mendapatkan akses pendidikan layak.
“Support lah. Kita punya kebutuhan. Masih banyak anak-anak di Kota Bekasi yang membutuhkan akses pendidikan,” tegasnya.
Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah pusat untuk memperluas akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi masyarakat prasejahtera. Jika terealisasi, Sekolah Rakyat di Bantar Gebang diharapkan dapat menjadi solusi konkret bagi anak-anak yang selama ini terkendala faktor ekonomi.
Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan lahan di Bantar Gebang untuk pembangunan Sekolah Rakyat sebagai solusi bagi anak kurang mampu yang belum mendapatkan pendidikan. Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan, pengajuan lahan sudah disampaikan ke Kementerian Sosial dan kini berproses di Kementerian Pekerjaan Umum.
Pemkot Bekasi menargetkan kebutuhan lahan seluas 5 hektare, dengan 2,6 hektare yang telah tersedia dan tambahan 4.000 meter persegi pada tahun ini.
Pemkot Bekasi memastikan komitmennya dalam mendukung program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan dan menekan angka anak putus sekolah di Kota Bekasi.
Baca Juga
Komentar