Tri Adhianto Pastikan Bekasi Siap Total Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar XV 2026, Target Juara Umum
Bekasi — Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan kesiapan penuh Kota Bekasi sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026, dalam kegiatan Countdown Porprov yang digelar di Lapangan Patriot Chandrabhaga, Bekasi, disambut antusias ribuan warga.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan KONI Jawa Barat yang menunjuk Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah utama ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur dan KONI Jawa Barat yang telah mempercayakan Kota Bekasi sebagai tuan rumah bersama Porprov ke-15. Ini adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar,” ujar Tri Adhianto.
Porprov Jabar XV yang akan digelar mulai 7 November 2026 disebut sebagai Porprov terbesar sepanjang sejarah. Tri Adhianto menyebut ajang ini bukan sekadar perhelatan olahraga, tetapi juga momentum kebangkitan prestasi atlet Jawa Barat menuju level nasional hingga internasional.
“Ini Porprov ke-15, dan ini yang terbesar. Kita ingin sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses untuk Kota Bekasi,” tegasnya di hadapan masyarakat.
Dalam suasana penuh semangat, Tri Adhianto bahkan berinteraksi langsung dengan warga, menyuarakan target ambisius Kota Bekasi.
“Pengen juara berapa?” tanya Tri.
“Juara satu!” jawab warga serempak.
Tri Adhianto memastikan kesiapan infrastruktur olahraga di Kota Bekasi terus dikebut. Sejumlah venue strategis telah rampung, sementara lainnya masih dalam tahap penyempurnaan.
“Lapangan voli sudah selesai, bulu tangkis selesai, sepatu roda selesai. Tahun ini kita bangun lapangan basket, futsal, dan tenis indoor. Gedung enam lantai untuk cabang olahraga juga sudah kita selesaikan,” jelasnya.

Selain venue utama, Pemerintah Kota Bekasi juga memanfaatkan pusat perbelanjaan dan fasilitas pendukung lain sebagai venue tambahan, termasuk Bekasi Trade Center (BTC) untuk kebutuhan training center (TC) atlet.
Langkah ini diambil agar para atlet mendapatkan fasilitas maksimal jelang puncak prestasi di Porprov 2026.
Tak hanya soal olahraga, Tri Adhianto menekankan pentingnya kesiapan seluruh elemen kota. Ia memastikan UMKM, hotel, hingga rumah sakit di Kota Bekasi siap menyambut atlet dan tamu dari seluruh Jawa Barat.
“Warga Kota Bekasi siap menerima tamu dengan senyum? UMKM siap? Hotel siap? Rumah sakit siap? Alhamdulillah,” ucapnya, disambut tepuk tangan meriah oleh masyarakat.
Menurutnya, Porprov juga menjadi peluang besar menggerakkan ekonomi lokal dan memperkuat identitas Bekasi sebagai kota yang ramah, modern, dan berdaya saing.
Tri Adhianto menegaskan bahwa Porprov bukan hanya kompetisi, tetapi bagian dari persiapan menuju PON 2028. Ia menekankan pentingnya pembinaan atlet lokal ketimbang mengandalkan atlet luar.
“Jawa Barat adalah ladangnya atlet. Kita tidak perlu membeli atlet, yang kita butuhkan adalah pembinaan. Porprov ini menjadi tonggak untuk melihat betapa luar biasanya atlet-atlet kita,” ujarnya.
Ia optimistis, dengan pembinaan yang konsisten dan persiapan matang, Jawa Barat mampu mempertahankan prestasi juara nasional dan menorehkan prestasi internasional.
Di tengah tantangan fiskal, termasuk pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) hingga hampir Rp250 miliar, Tri Adhianto menegaskan komitmen Pemkot Bekasi tidak surut.
“Kita juga sedang menyelesaikan proyek strategis seperti Pembangkit Listrik Tenaga Sampah dengan nilai hampir Rp500 miliar. Namun kami pastikan Porprov 2026 tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengalir demi kelancaran penyelenggaraan Porprov XV.
“Ini bukan hanya acara seremonial, tapi investasi prestasi dan masa depan atlet Jawa Barat,” pungkas Tri Adhianto.
Baca Juga
Komentar