Sinergi Bhabinkamtibmas dan Babinsa Bojong Rawalumbu, Warga Diimbau Waspadai Rumah Kosong di Akhir Pekan
Pena Insight
Bekasi, 2 Agustus 2025 – Kolaborasi aparat TNI-Polri menyasar potensi kerawanan di lingkungan padat penduduk, fokuskan patroli pada antisipasi kejahatan terhadap rumah kosong. Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di akhir pekan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bojong Rawalumbu, Aiptu Heryanto, bersama Babinsa Serka Lumban Gaol, melaksanakan patroli dialogis pada Sabtu (2/8). Kegiatan yang dilakukan di Jalan Inpres RT 03 RW 05 ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi bagian dari strategi terpadu menghadapi meningkatnya risiko kejahatan saat warga cenderung meninggalkan rumah.
Didampingi tokoh masyarakat setempat, seperti Bapak Aji dan Bapak Hendro, keduanya menyampaikan imbauan yang sangat relevan dengan pola kriminalitas perkotaan: pencurian di rumah kosong. Fenomena ini kerap meningkat di akhir pekan saat banyak keluarga bepergian dan meninggalkan rumah dalam keadaan tidak diawasi.
Aparat menekankan pentingnya kesadaran warga untuk saling menjaga dan mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan berbasis komunitas. Warga juga diminta untuk menginformasikan keberangkatan kepada tetangga sekitar agar dapat dilakukan pengawasan bersama secara informal.
Sinergi TNI dan Polri di tingkat kelurahan seperti ini menjadi wujud nyata dari konsep pertahanan dan keamanan rakyat semesta yang kontekstual. Keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang aktif di tengah masyarakat memberi pesan bahwa negara hadir dan peka terhadap potensi gangguan keamanan sekecil apa pun.
Menurut Aiptu Heryanto, rumah kosong yang tidak dikunci dengan baik, minim penerangan, dan tanpa sistem pengawasan seperti CCTV menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan. Oleh karena itu, ia mengajak warga untuk lebih proaktif memasang sistem keamanan mandiri seperti kamera pengintai atau lampu otomatis.
Serka Lumban Gaol menambahkan bahwa koordinasi lintas RT/RW perlu diintensifkan terutama saat musim liburan atau akhir pekan panjang. Ia menyarankan agar warga membentuk grup komunikasi cepat via WhatsApp atau sistem ronda malam berbasis giliran untuk mengurangi kerentanan wilayah.
Dari hasil pantauan, situasi selama kegiatan berlangsung aman dan terkendali. Warga tampak antusias dan memberikan masukan positif atas kehadiran aparat dalam skema preventif. Beberapa warga bahkan mengusulkan program serupa dilakukan secara rutin di titik-titik lain yang rawan kejahatan.
Kegiatan ini juga sejalan dengan instruksi Kapolres Metro Bekasi Kota untuk memperkuat pendekatan humanis dalam pemeliharaan kamtibmas, sekaligus memperluas cakupan pencegahan berbasis komunitas. Saat kejahatan semakin adaptif, maka sinergi dan edukasi publik adalah kunci utama untuk menanganinya.
Sinergi antara Babinsa dan Bhabinkamtibmas terbukti menjadi instrumen efektif dalam memperkuat ketahanan sosial. Tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga membangun budaya kepedulian warga terhadap lingkungan sekitarnya di tengah kompleksitas urban.
Baca Juga
Komentar