Satgas Damai Cartenz Salurkan Bantuan untuk Anak Panti Asuhan Korban Kebakaran di Jayapura
Jayapura, Papua — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Satgas Operasi Damai Cartenz. Pasca musibah kebakaran yang melanda Yayasan Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang (GPTK) di Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Satgas menyalurkan bantuan kepada anak-anak yang terdampak peristiwa tersebut.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Barak VI Sekolah Polisi Negara (SPN) Jayapura, Kota Jayapura, pada Selasa (14/10/2025). Momen itu dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan dan personel Satgas Damai Cartenz.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian dan dukungan moral kepada anak-anak panti yang menjadi korban kebakaran.
“Bantuan kami serahkan secara simbolis berupa satu boks susu dan makanan ringan kepada anak-anak Panti Asuhan Generasi Pembawa Terang. Suasana kegiatan berlangsung akrab dan penuh kehangatan,” ujar Brigjen Faizal.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya sebatas memberikan bantuan materi, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan emosional antara aparat kepolisian dan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Menurut Brigjen Faizal, anak-anak panti asuhan merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak agar mereka tetap memiliki semangat dan optimisme meski menghadapi ujian berat.
“Kami ingin memastikan bahwa mereka tetap tersenyum dan merasa tidak sendiri menghadapi cobaan ini,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dari seluruh jajaran Satgas Damai Cartenz terhadap masyarakat di Papua.
“Pemberian tali asih ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Kombes Adarma.
Ia menjelaskan, seluruh anak-anak dari Panti Asuhan GPTK dalam kondisi sehat dan sudah kembali beraktivitas seperti biasa setelah musibah tersebut.
“Semua anak-anak dalam keadaan sehat dan tetap bersemangat. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” tutur Adarma.
Selain bantuan berupa makanan dan kebutuhan dasar, kegiatan itu juga diisi dengan sesi bermain bersama anak-anak panti. Para personel Satgas berinteraksi secara langsung, memberikan motivasi, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan serta kepedulian sosial.
Kegiatan berlangsung dengan suasana hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak antusias menerima kunjungan dari Satgas Damai Cartenz yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah Papua.
Brigjen Faizal menegaskan, kegiatan kemanusiaan seperti ini akan terus digelar secara berkelanjutan sebagai bentuk tanggung jawab moral aparat keamanan kepada masyarakat.
“Operasi Damai Cartenz bukan hanya tentang menjaga keamanan, tetapi juga membangun kedekatan dengan masyarakat melalui tindakan nyata,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh anak-anak yang terdampak kebakaran dapat segera pulih secara psikologis dan melanjutkan aktivitas belajar mereka dengan semangat baru.
Bantuan sosial tersebut mendapat apresiasi dari pihak pengurus panti asuhan yang merasa terbantu atas perhatian yang diberikan oleh Satgas. Mereka berharap kerja sama positif ini terus berlanjut dalam berbagai kegiatan sosial mendatang.
Kegiatan tali asih di Jayapura tersebut menjadi bukti nyata bahwa aparat keamanan tidak hanya bertugas menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan dukungan moral dan sosial bagi masyarakat Papua.
Baca Juga
Komentar