Polres Pelabuhan Tanjung Priok Hadiri Hari Santri 2025 dan Pelantikan Pengurus MWC NU se-Jakarta Utara
Jakarta — Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2025 dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H, Kepolisian Resor Pelabuhan Tanjung Priok menghadiri kegiatan puncak sekaligus pelantikan pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) se-Jakarta Utara.
Acara tersebut digelar pada Sabtu, 24 Oktober 2025, bertempat di Jakarta Islamic Center (JIC), Jalan Kramat Raya, Koja, Jakarta Utara. Suasana penuh khidmat terasa sejak awal kegiatan yang dihadiri oleh berbagai tokoh agama dan pejabat daerah.
Kegiatan berlangsung meriah sekaligus sakral, menandai semangat kebersamaan antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam memperingati Hari Santri yang telah menjadi bagian penting dari sejarah nasional.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Dr. Martuasah H. Tobing, S.I.K., M.H., menugaskan Kasat Binmas AKP Sudirman Agus, S.H., M.H. untuk mewakili dan menghadiri kegiatan tersebut. Kehadiran Polres Pelabuhan Tanjung Priok menjadi bentuk dukungan nyata terhadap sinergitas antara Polri dan kalangan ulama.
Hadir pula dalam acara tersebut perwakilan Gubernur DKI Jakarta, Danrem 052/Wijayakrama, Dandim Jakarta Utara, Kapolres Metro Jakarta Utara (diwakili), Kemenag Kanwil Jakarta Utara, serta jajaran PWNU dan PCNU se-DKI Jakarta. Selain itu, para jamaah, santri, dan kyai dari berbagai wilayah Jakarta Utara juga turut memeriahkan acara.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan sholawat Nabi, disusul menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Subbanul Wathan yang menggema di seluruh ruangan. Suasana kebangsaan dan religius tampak berpadu indah dalam momentum peringatan tersebut.
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia Hari Santri Nasional, diikuti sambutan dari Ketua PCNU Jakarta Utara, arahan Ketua PWNU Provinsi DKI Jakarta, dan Sekda Jakarta Utara yang mewakili pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Ketua PCNU Jakarta Utara menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa. Ia mengingatkan bahwa santri tidak hanya berperan di bidang keagamaan, tetapi juga dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
Puncak acara diisi dengan tausiah oleh Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, yang menyampaikan pesan mendalam tentang kontribusi santri terhadap negara. Ia menuturkan bahwa santri memiliki tanggung jawab moral dalam memperkokoh nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin serta menjaga persatuan bangsa.
“Santri harus menjadi teladan dalam akhlak, semangat belajar, dan menjaga persaudaraan. Tantangan zaman harus dijawab dengan ilmu, iman, dan semangat kebangsaan,” ujar KH. Ma’ruf Amin dalam tausiah yang disambut penuh antusias oleh para jamaah.
Kasat Binmas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Sudirman Agus, mengungkapkan rasa bangga dapat mewakili institusinya dalam kegiatan keagamaan tersebut. Ia menilai, momentum Hari Santri menjadi kesempatan mempererat sinergi antara Polri, ulama, dan masyarakat.
“Kegiatan seperti ini menjadi wadah memperkuat sinergitas antara Polri, ulama, dan masyarakat dalam menjaga kerukunan serta stabilitas kamtibmas,” tutur AKP Sudirman seusai acara.
Menurutnya, nilai-nilai yang dibawa para santri sejalan dengan semangat Polri dalam menjaga kedamaian, toleransi, dan keamanan di tengah masyarakat majemuk.
Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga akhir. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang dipandu dengan penuh hikmah.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan keagamaan seperti ini juga menjadi wujud nyata komitmen Polres Pelabuhan Tanjung Priok dalam membangun pendekatan yang humanis dan partisipatif di tengah masyarakat.
Selain menjaga keamanan jalannya kegiatan, personel Polres juga berperan aktif dalam memastikan ketertiban dan kelancaran seluruh rangkaian acara di lokasi kegiatan.
Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini tidak hanya menjadi momen religius, tetapi juga momentum memperkuat nilai kebangsaan dan toleransi antarumat beragama di Jakarta Utara.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, diharapkan semangat santri dan nilai-nilai keagamaan terus hidup dalam kehidupan masyarakat, menjadi pendorong terciptanya karakter bangsa yang cinta tanah air dan berakhlak mulia.
Polres Pelabuhan Tanjung Priok menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial-keagamaan yang memperkuat persatuan serta mewujudkan keamanan yang kondusif di wilayah hukumnya.
Baca Juga
Komentar