Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar, 116 Personel Disiagakan Jaga Ibu Kota
JAKARTA – Polda Metro Jaya menggelar patroli skala besar pada Sabtu (20/9/2025) sore sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum DKI Jakarta. Sebanyak 116 personel gabungan dikerahkan untuk memastikan situasi ibu kota tetap kondusif.
Patroli dimulai dengan apel siaga di halaman Mapolda Metro Jaya pada pukul 16.00 WIB, dipimpin langsung oleh Kasiaga 1 Biro Operasi, AKBP Dimas Prasetyo.
Dalam arahannya, AKBP Dimas menekankan pentingnya pendekatan humanis selama patroli berlangsung. “Kehadiran polisi di lapangan bukan hanya soal menjaga keamanan, tetapi juga membangun rasa nyaman dan kedekatan dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia meminta seluruh personel agar mengutamakan dialog, memberikan edukasi, dan menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan situasi yang aman.
“Polisi hadir di tengah-tengah masyarakat, memberi rasa aman sekaligus menjadi teladan,” tambah AKBP Dimas.
Sebanyak 116 personel yang diterjunkan dibagi menjadi dua sektor pengamanan. Sebanyak 58 personel fokus mengamankan wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur, sedangkan 61 personel disebar di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat.
Personel terdiri dari gabungan Sat Sabhara, Lalu Lintas, Reskrim, Intelkam, serta tim patroli bermotor yang siap bergerak cepat ke titik-titik rawan.
Rute patroli mencakup area pemukiman padat, pusat perbelanjaan, objek vital, terminal, hingga lokasi yang rawan aksi kejahatan jalanan seperti begal, tawuran, dan balap liar.
Patroli dilaksanakan secara mobile dan stasioner, dengan personel berinteraksi langsung bersama masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi sarana mendengarkan aspirasi warga terkait keamanan di lingkungannya.
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa patroli ini bukan hanya bersifat responsif, tetapi juga preventif. Dengan kehadiran polisi yang terlihat, diharapkan pelaku kriminal mengurungkan niatnya dan masyarakat merasa terlindungi.
Selain itu, petugas juga disiagakan untuk membantu mengurai kemacetan lalu lintas di titik-titik yang rawan kepadatan.
AKBP Dimas menyebut bahwa kegiatan patroli skala besar akan dilakukan secara rutin, terutama pada akhir pekan dan menjelang hari libur nasional, untuk meminimalisir potensi gangguan kamtibmas.
“Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat. Kami ingin warga Jakarta merasa aman ketika beraktivitas, baik siang maupun malam,” tegasnya.
Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor apabila melihat hal-hal yang mencurigakan. Saluran aduan melalui call center 110 dan aplikasi super app Polri tetap dibuka 24 jam.
Dengan kolaborasi aktif antara polisi dan masyarakat, Polda Metro Jaya berharap tercipta Jakarta yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.
Kegiatan patroli sore itu berjalan tertib, disertai pemantauan langsung oleh perwira pengendali di lapangan.
Patroli diakhiri dengan laporan situasi yang menunjukkan bahwa seluruh wilayah operasi dalam keadaan kondusif hingga menjelang malam hari.
Baca Juga
Komentar