Personel Brimob Polri Raih Penghargaan dari Pemkot Salatiga atas Dedikasi di Bidang Keamanan Siber
KELAPA DUA, DEPOK — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh jajaran Korps Brimob Polri. Salah satu personelnya dari Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Bharaka Dimas Setiyadi, menerima penghargaan dari Pemerintah Kota Salatiga atas dedikasinya dalam menjaga keamanan sistem digital milik pemerintah daerah tersebut.
Penghargaan diberikan setelah Dimas berhasil menemukan celah keamanan kritis pada sistem informasi Pemkot Salatiga. Temuan itu ia laporkan secara resmi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Salatiga disertai penjelasan teknis dan rekomendasi perbaikan sistem.
Atas kontribusi tersebut, Dimas menerima Sertifikat Apresiasi yang diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Salatiga, Eny Endang Surtiani, S.T., M.T. dalam acara resmi yang digelar pada awal Oktober 2025.
Kegiatan ini bermula dari sayembara keamanan siber yang digelar Diskominfo Kota Salatiga. Lomba tersebut bertujuan untuk menguji ketahanan sistem digital pemerintahan terhadap potensi serangan siber.
Dalam proses uji coba, Dimas berhasil mengidentifikasi kerentanan sistem yang dapat dimanfaatkan pihak tidak bertanggung jawab. Temuan itu kemudian ditindaklanjuti oleh tim teknis Diskominfo, hingga akhirnya sistem berhasil diperkuat dan dinyatakan aman.
“Temuan dari Bharaka Dimas sangat membantu kami dalam meningkatkan keamanan data dan layanan publik. Profesionalismenya luar biasa,” ujar Eny Endang Surtiani usai penyerahan penghargaan.
Bharaka Dimas dikenal sebagai anggota muda Brimob yang memiliki keahlian mendalam di bidang teknologi informasi dan keamanan siber. Ia merupakan lulusan D3 Teknologi Komputer dan S1 Teknik Informatika, serta kini tengah mempersiapkan studi lanjut ke jenjang S2 di bidang Digital Forensik.
Dalam rencananya, Dimas ingin mengembangkan sistem simulasi latihan siber legal (Capture The Flag/CTF) yang dapat digunakan untuk melatih personel Polri maupun mahasiswa IT di Indonesia.
Selain berdinas di Korbrimob, Dimas juga aktif menambah kompetensi profesional. Ia telah mengantongi beberapa sertifikasi internasional bergengsi seperti Certified Ethical Hacker (CEH), Certified Network Defender (CND), dan EC-Council Certified Incident Handler (ECIH).
Keahliannya telah diakui secara luas. Sebelumnya, Dimas berhasil menemukan celah keamanan pada sistem VPN Starbucks (AS), Kementerian Investasi Shurooq (UEA), serta server internal Microsoft. Ia juga turut membantu memperbaiki keamanan sistem di RS Bhayangkara Brimob dan sejumlah lembaga pemerintah.
“Bidang ini bukan sekadar pekerjaan bagi saya, tapi panggilan jiwa. Saya ingin terus berkontribusi menjaga keamanan digital bangsa,” ujar Dimas ketika ditemui di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
Ia juga berharap agar Polri dapat menjadi pelopor dalam pembinaan ekosistem keamanan siber nasional. Dimas mengusulkan agar Polri menyelenggarakan kompetisi tahunan Capture The Flag (CTF) sebagai wadah pembinaan dan seleksi talenta siber muda Indonesia.
“Melalui ajang seperti itu, Polri bisa merangkul mahasiswa dan praktisi muda untuk berkompetisi secara legal, sekaligus memperkuat sistem keamanan digital nasional,” tambahnya.
Prestasi Dimas mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M.
“Capaian Bharaka Dimas menjadi bukti bahwa Polri memiliki potensi besar dalam bidang teknologi dan keamanan siber. Kami mendukung penuh setiap personel yang berprestasi dan membawa nama baik institusi,” ujar Dedi.
Senada dengan itu, Komandan Korps Brimob Polri, Komjen Pol. Ramdhani Hidayat, S.H., menyampaikan rasa bangga atas dedikasi anggotanya.
“Apa yang dilakukan Bharaka Dimas menunjukkan bahwa semangat Brimob tidak hanya tangguh di lapangan, tetapi juga cerdas di dunia digital. Ini wujud nyata adaptasi Brimob terhadap perkembangan zaman,” ungkap Ramdhani.
Menurutnya, Korps Brimob berkomitmen untuk terus menumbuhkan semangat inovatif, adaptif, dan profesional dalam menghadapi tantangan baru, termasuk di ranah siber yang kini menjadi bagian dari ketahanan nasional.
Prestasi Bharaka Dimas diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Polri lainnya untuk terus belajar dan berinovasi, sejalan dengan semangat Polri Presisi: Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.
Dengan semangat “Brimob untuk Nusa dan Bangsa,” Dimas membuktikan bahwa pengabdian kepada negara tidak hanya dilakukan di medan operasi, tetapi juga di dunia digital yang kini menjadi garda depan pertahanan bangsa.
Baca Juga
Komentar