Kota Bekasi Dukung Penuh Percepatan Penanganan Sampah Bersama Pemerintah Pusat dan Jawa Barat
Pena Insight
Bekasi, 10 Agustus 2025 — Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam mempercepat penanganan sampah secara kolaboratif. Pernyataan ini ia sampaikan usai menghadiri rapat penanganan sampah bersama Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, di Kantor Bupati Cianjur, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
“Pemkot Bekasi mendukung penuh dan aktif untuk mempercepat serta mensukseskan program pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Barat terkait pengelolaan sampah bersama,” ujar Harris.
Pertemuan tersebut membahas langkah konkret pengelolaan lingkungan dan penanganan sampah yang akan dilakukan bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Barat. Diskusi difokuskan pada percepatan tata kelola, penguatan kelembagaan, serta inovasi teknologi pengolahan sampah.
Menteri Lingkungan Hidup RI memberikan sejumlah arahan penting kepada pemerintah daerah. Pertama, setiap kabupaten/kota diminta segera memperbaiki tata kelola pengelolaan sampah, termasuk meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi kepada masyarakat.

Kedua, daerah diharapkan menambah alokasi APBD untuk kegiatan pengelolaan sampah minimal 3 persen. Ketiga, menerapkan prinsip polluter pays melalui penguatan retribusi pengelolaan sampah.
Keempat, memperkuat kelembagaan pengelolaan sampah dengan memisahkan fungsi regulator dan operator, serta mendorong kemitraan dengan badan usaha atau pihak swasta. Kelima, menyusun Peraturan Daerah tentang Pengelolaan Sampah, Rencana Induk, dan peta jalan akselerasi pengelolaan sampah.
Selain itu, Menteri LH juga menekankan pentingnya penegakan hukum untuk mencegah praktik pengelolaan sampah yang mencemari lingkungan. Dalam konteks TPA Bantar Gebang, Presiden menginstruksikan pembangunan 4 hingga 5 unit pengolahan sampah baru.
Pembicaraan teknis antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bekasi juga mencakup langkah-langkah sinergis untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA, termasuk melalui program pemilahan dan pengolahan di sumbernya.
Wawali Harris menyampaikan bahwa dirinya berbagi pandangan dan strategi bersama Menteri LH dan Gubernur Jabar untuk memastikan tindakan nyata dapat segera dilaksanakan. “Pak Menteri LH dan Pak Gubernur telah memberikan pandangan kepada kita terkait tindakan-tindakan yang akan kita lakukan langkah nyata bersama,” tutupnya.
Baca Juga
Komentar