Jangkau Ribuan Anak di Kupang, Polda NTT Pastikan Makanan Bergizi Aman dan Berkualitas Lewat Program SPPG Polri
KUPANG – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) POLRI. Sejak dimulai pada Juli 2025, program ini telah menjangkau 2.692 penerima manfaat, terdiri atas siswa sekolah, guru, dan petugas posyandu di Kota Kupang dan sekitarnya.
Kegiatan MBG menjadi bagian dari inovasi sosial Polri dalam mendukung peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Melalui SPPG POLRI SPN Kupang, program ini tidak hanya menyalurkan makanan, tetapi juga menjamin kualitas, higienitas, dan kandungan gizi yang sesuai standar.
Setiap pagi, dapur SPPG Kupang sudah dipenuhi dengan aktivitas petugas yang mempersiapkan bahan makanan segar. Sayuran, daging, telur, dan bahan tambahan lainnya diseleksi secara ketat, dicuci bersih, dan ditakar sesuai kebutuhan agar hasil masakan benar-benar sehat dan bergizi.
Proses memasak dilakukan dengan disiplin tinggi. Para juru masak bekerja dengan koordinasi yang baik, memastikan setiap menu dimasak hingga matang sempurna tanpa mengurangi kandungan nutrisinya. Aroma masakan yang menggugah selera menjadi pertanda dedikasi para petugas yang bekerja penuh semangat.
Sebelum dikirim ke sekolah dan posyandu, tim pengawas melakukan pengecekan akhir terhadap seluruh makanan. Pemeriksaan meliputi suhu, kebersihan, dan kandungan gizi untuk memastikan keamanan pangan sesuai standar food safety.
Makanan yang lolos uji kemudian dikemas menggunakan sistem tertutup yang higienis. Setiap wadah diberi label sesuai menu dan waktu makan, baik pagi, siang, maupun sore, untuk menjaga ketertiban distribusi dan kualitas konsumsi.
Setelah pengemasan, petugas melaksanakan proses “cuci ompreng” atau pembersihan menyeluruh terhadap seluruh peralatan masak. Langkah ini penting untuk menjaga sanitasi, mencegah kontaminasi silang, serta memastikan peralatan siap pakai untuk kegiatan berikutnya.
Tim distribusi kemudian bergerak cepat menggunakan kendaraan operasional untuk menyalurkan makanan ke titik-titik sasaran. Hingga kini, MBG telah menjangkau lembaga pendidikan seperti SMK Negeri 1 Kupang, SMP Negeri 1 Kupang, TK Kemala Bhayangkari, PAUD Belajar Mandiri, serta Posyandu Mawar dan Posyandu Kemala Bhayangkari.
Kehadiran petugas SPPG disambut antusias oleh para siswa dan tenaga pendidik. Senyum ceria anak-anak saat menerima paket makanan menjadi bukti nyata bahwa program ini memberikan manfaat langsung bagi kesehatan dan semangat belajar mereka.
Kapolda NTT menegaskan bahwa program MBG tidak hanya fokus pada kuantitas, tetapi juga kualitas. Melalui pengawasan ketat dari Tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda NTT, setiap bahan makanan diuji dan dipastikan memenuhi standar gizi.
Kabidhumas Polda NTT menjelaskan, tim ahli gizi terlibat sejak tahap perencanaan menu hingga proses memasak. “Kami tidak hanya menyalurkan, tetapi juga memastikan setiap porsi makanan yang diterima anak-anak benar-benar aman dan bergizi,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan food safety menunjukkan bahwa dapur SPPG Kupang memenuhi standar kebersihan tinggi. “Kami pastikan semua bahan segar, dapur bersih, dan peralatan masak steril,” tambahnya.
Program MBG juga menjadi bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Selain berfokus pada keamanan, Polda NTT ingin memastikan bahwa setiap anak di wilayahnya tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“Anak-anak yang sehat dan bergizi baik adalah investasi masa depan bangsa,” tegas Kabidhumas Polda NTT. “Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan ini agar manfaatnya terus dirasakan masyarakat Nusa Tenggara Timur.”
Dengan sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, dan masyarakat, program MBG diharapkan mampu menjadi model percontohan nasional dalam penyediaan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah. Polda NTT bertekad terus memperluas jangkauan program ini ke kabupaten lain di wilayah NTT, demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan unggul.
Baca Juga
Komentar