Sekolah Rakyat Kota Bekasi Gelar Open House, Mensos Apresiasi Kreativitas Siswa
BEKASI – Sekolah Rakyat Kota Bekasi menggelar kegiatan open house yang dihadiri Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Republik Indonesia Agus Jabo Priyono, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan sarana dan prasarana, program pembelajaran, hingga berbagai aktivitas dan hasil karya siswa-siswi Sekolah Rakyat Kota Bekasi.
Kunjungan Menteri Sosial dan Wakil Menteri Sosial disambut melalui beragam penampilan yang dibawakan para siswa. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Inspektorat Kota Bekasi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, serta jajaran kepolisian.
Sejumlah pejabat kepolisian yang hadir di antaranya Wakapolres, Kasat Binmas, dan Kapolsek Rawalumbu. Selain dihadiri secara langsung, kegiatan open house juga diikuti melalui pertemuan virtual Zoom oleh sekitar 182 Sekolah Rakyat di berbagai daerah di Indonesia.
Dalam rangkaian kegiatan, Menteri Sosial bersama rombongan meninjau berbagai hasil karya siswa-siswi jenjang SMA Sekolah Rakyat Kota Bekasi.
Sejumlah karya yang diperkenalkan antara lain lukisan Menteri Sosial dan Presiden Republik Indonesia berbahan daur ulang, perahu elektrik serbaguna, berbagai kerajinan tangan, serta telur asin hasil olahan siswa.
Menteri Sosial mengapresiasi kreativitas dan keterampilan yang ditunjukkan para siswa melalui berbagai karya tersebut.
Ia berharap karya yang telah dihasilkan tidak berhenti sebagai bagian dari kegiatan pembelajaran, tetapi dapat terus dikembangkan menjadi keterampilan yang bermanfaat bagi para siswa.
Menurutnya, pengembangan keterampilan dan kreativitas dapat menjadi bekal bagi siswa untuk berkarya secara mandiri sekaligus membuka peluang di masa depan.
Sekolah Rakyat Jadi Wadah Pembentukan Karakter
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Sosial menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar dan mengajar.
Sekolah Rakyat juga diharapkan menjadi wadah pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa, terutama bagi anak-anak yang menghadapi berbagai keterbatasan.
Menurutnya, pendidikan dan pembinaan yang diberikan di Sekolah Rakyat diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat para siswa untuk menatap masa depan.
“Melalui proses pendidikan dan pembinaan karakter, para siswa diharapkan mampu membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta memiliki keberanian untuk mewujudkan cita-cita mereka,” ujar Mensos.
Kegiatan open house tersebut sekaligus menunjukkan pendekatan pendidikan yang diterapkan Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada aspek akademik.
Pengembangan keterampilan, kreativitas, kemandirian, dan karakter menjadi bagian dari proses pembelajaran yang diharapkan dapat membekali siswa menghadapi masa depan.
Melalui kegiatan tersebut, hasil karya dan aktivitas siswa juga menjadi gambaran proses pembelajaran yang menggabungkan pendidikan akademik dengan pengembangan potensi dan keterampilan.
Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat dapat terus memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta menghasilkan karya yang memiliki manfaat.
Baca Juga
Komentar