Rumah di Bekasi Utara Hangus Terbakar, Api Diduga Berawal dari Pembakaran Plastik di Kamar Ulah ODGJ
BEKASI – Sebuah rumah di Gang Makam, kawasan Duta Harapan, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, hangus terbakar pada Sabtu (10/10/2026) siang. Kebakaran diduga dipicu oleh pembakaran plastik di dalam kamar oleh seorang penghuni yang menurut informasi awal warga diduga mengalami gangguan jiwa.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB tersebut membuat warga RT 002/RW 008 panik. Lokasi rumah yang berada di kawasan permukiman padat menimbulkan kekhawatiran api merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Komandan Kompi B Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, Haryanto, mengatakan kebakaran diduga bermula ketika plastik dibakar di dalam kamar rumah tersebut.
“Menurut informasi dari warga, api berasal dari pembakaran plastik di dalam kamar oleh warga yang diduga ODGJ. Api membesar dan kemudian membakar kamar lalu merambat ke ruangan lainnya,” ujar Haryanto dalam keterangannya, Minggu (11/10/2026).
Saat kejadian, warga yang melihat asap tebal dan kobaran api berupaya melakukan pemadaman secara mandiri. Mereka menggunakan ember berisi air untuk menahan laju api sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Namun, upaya warga tersebut belum mampu mengendalikan kobaran api yang terus membesar dan mulai merambat ke bagian rumah lainnya.
“Warga atau tetangga berusaha memadamkan api dengan ember yang berisi air, namun api terus membesar dan sebagian warga segera melaporkan kejadian ke kami,” jelas Haryanto.
Setelah menerima laporan, Disdamkarmat Kota Bekasi mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. Petugas segera melakukan pemadaman sekaligus melokalisasi api agar tidak menjalar ke rumah-rumah warga lainnya.
Penanganan difokuskan untuk mengendalikan kobaran api di rumah yang terbakar serta mencegah kebakaran meluas di tengah padatnya permukiman.
Beruntung, api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar lokasi. Meski demikian, rumah yang menjadi titik awal kebakaran dilaporkan hangus terbakar.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan api, terutama ketika membakar plastik atau benda lain di dalam ruangan tertutup. Aktivitas tersebut berisiko memicu kebakaran apabila api tidak terkendali dan menyambar benda-benda di sekitarnya.
Pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran juga perlu dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kondisi penghuni rumah. Anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan khusus perlu mendapatkan perhatian agar risiko kecelakaan dapat diminimalkan.
Masyarakat diimbau segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas apabila melihat tanda-tanda api yang sulit dikendalikan. Penanganan sejak dini dapat membantu mencegah api merambat dan mengurangi risiko kerugian yang lebih besar, khususnya di kawasan permukiman padat.
Baca Juga
Komentar