Polda Metro Jaya Kerahkan Tim DVI, 13 Korban Peristiwa Ciputat Timur Ditangani di 3 Rumah Sakit Hari Ini
TANGERANG SELATAN – Polda Metro Jaya melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) melakukan pendataan dan penanganan terhadap korban peristiwa yang terjadi di kawasan ruko Pasar Cimanggis, Jalan RE Martadinata, Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan. Data sementara mencatat 13 korban, terdiri atas 11 korban luka dan dua korban meninggal dunia.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, para korban saat ini tersebar di tiga rumah sakit. Sebanyak lima korban tercatat di RS Sari Asih, lima korban di RSUD Tangerang Selatan, dan tiga korban lainnya di RS Fatmawati.
Dari 11 korban luka, empat di antaranya mengalami luka berat, sedangkan tujuh korban lainnya mengalami luka ringan.
“Data sementara yang kami terima sebanyak 13 korban, terdiri atas 11 korban luka dan dua meninggal dunia. Tim Dokkes terus berkoordinasi dengan rumah sakit dan unsur terkait untuk memastikan seluruh korban terdata dan mendapatkan penanganan,” ungkap Budi.
Tim Dokkes Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan terhadap para korban yang menjalani perawatan di masing-masing rumah sakit. Koordinasi dengan pihak rumah sakit dan unsur terkait juga terus dilakukan untuk memastikan kondisi serta penanganan korban.
Sementara itu, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Metro Jaya diterjunkan untuk melakukan proses identifikasi terhadap dua korban meninggal dunia.
Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data dan dokumen pendukung. Tim DVI juga berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk membantu proses identifikasi dan memastikan data korban.
Budi menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dua korban yang meninggal dunia. Ia juga menyampaikan keprihatinan kepada seluruh korban dan keluarga yang terdampak peristiwa tersebut.
“Kami turut berduka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Kepada para korban yang masih menjalani perawatan, kami mendoakan agar segera diberikan kesembuhan. Prioritas kami saat ini adalah memastikan penanganan korban dan keluarganya berjalan dengan baik,” tuturnya.
Menurut Budi, penanganan korban menjadi salah satu perhatian utama kepolisian. Proses tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan kemanusiaan, termasuk memastikan korban yang terluka memperoleh penanganan medis.
Di sisi lain, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab dan rangkaian peristiwa yang terjadi di kawasan ruko Pasar Cimanggis.
Hingga saat ini, penyebab peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Petugas masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian serta mengumpulkan fakta dan temuan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk memperoleh gambaran secara menyeluruh berdasarkan fakta di lapangan. Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses pendataan, identifikasi, dan penyelidikan memperoleh perkembangan.
Baca Juga
Komentar